Panti Asuhan "Sonaf Maneka" Orphanage "Sonaf Maneka"

This blog is intended for raising funds via sponsors.

About Us


Hello ,

Here we need to put info about Panti Asuhan Sonaf Maneka.

For now it will be in Indonesian………..

 

A. PENDAHULUAN

 

Panti Asuhan Katholik Sonaf Maneka (Sonaf = Istana, Maneka = Cinta Kasih) didirikan sejak tahun 1980 tepatnya pada tanggal 26 Juli 1980. rasa peduli dan cinta kasih terhadap sesama sebagai makhluk sosial ciptaan Tuhan yang patut diperhatikan sebagaimana layaknya seorang manusia semakin hari semakin hilang dan bahkan terlihat akan punah oleh sebab nilai-nilai egois yang semakin tinggi tumbuh dan berkembang di dalam kehidupan bermasyarakat.

Akibat dari adanya pergeseran nilai-nilai sosial kemasyarakatan maka permasalahan sosial yang timbul semakin kompleks dan terkesan melembaga seperti rendahnya derajat pendidikan, rendahnya tingkat kesejahteraan rumah tangga, rendahnya keadaan ekonomi rumah tangga, rendahnya derajat kesehatan dan rendahnya status sosial dalam kehidupan masyarakat. Akar permasalahan dari beberapa hal tersebut dikarenakan ketidakmampuan dan ketidaktahuan sebagian masyarakat mengadopsi inovasi dari kemajuan IPTEK, yang laju gerak perubahannya sangat cepat dewasa ini. Sehingga yang didapati pada masyarakat sekitar kita adalah mereka yang masuk dalam kategori  kelompok-kelompok sosial yang rentan meliputi : anak terlantar, keluarga fakir miskin dan rendahnya tingkat pendidikan sebagai akibat keterbatasan dana yang dimiliki.

Melihat kenyataan tersebut Almarhumah Juliana Afoan Uskono-Bulu Manu terpangil untuk turut berperan aktif didalam mengatasi masalah-masalah sosial yang tumbuh dan berkembang didalam masyarakat dan sebagai ujud nyata dari kepedulian seorang Mama Guru Juliana maka didirikanlah Panti Asuhan Sonaf Maneka. 29 tahun sudah sejak tahun 1980 – 2009, pendiri panti (Juliana) berkarya dan melakukan penampungan dan pendampingan bagi puluhan anak dengan guna memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak yang berasal dari berbagai latar belakang keadaan ; seperti anak terlantar, anak yatim piatu, anak putus sekolah hingga orang cacat, Jompo serta Tuna Wisma, dengan dana yang bersumber dari gaji sebagai seorang Guru Sekolah Dasar hingga akhir hayatnya pada tanggal 17 September 2009 yang lalu.

Prinsip dasar yang diajarkan oleh pendiri kepada generasi lanjutan pengurus panti adalah ‘’Melayani dengan hati yang tulus serta menempatkan mereka penerima manfaat sebagai bagian dari tubuh kita yang lain’’ konsekwensi dari pernyataan tersebut adalah tidak ada pembedaan didalam memberikan pelayanan kepada sesama sebab mereka adalah diri kita sendiri.

Sejak berdirinya panti, hingga saat ini panti belum memiliki donator maupun lembaga donor  yang permanent/tetap, bantuan-bantuan yang diperoleh panti guna biaya hidup setiap hari berasal dari bantuan masyarakat yang bersimpati atas karya Juliana serta mereka yang memiliki kepedulian sosial terhadap sesama. Selain bantuan yang diperoleh dari masyarakat peduli sosial panti juga memperoleh bantuan biaya makan dari Departemen Sosial Republik Indonesia dengan jumlah yang belum dapat memenuhi kebutuhan penerima manfaat seutuhnya.

Saat ini jumlah penghuni / penerima manfaat sebanyak 77 orang yang terdiri atas 75 orang anak usia sekolah TK – SMA,  1 orang Tuna Netra dan 1 orang jompo. Dengan kebutuhan biaya hidup perbulan mencapai rp. 25.031.750,- (dua puluh lima juta tigapuluh satu ribu tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) atau pertahunnnya menjadi rp. 25.031.750 x 12 bulan = rp. 300.381.000,- (tigaratus juta tiga ratus delapan puluh satu ribu rupiah). Daftar kebutuhan terlampir.

Kebutuhan tersebut adalah kebutuhan konsumtif yang patut dimilik oleh panti guna memberikan pelayanan yang sesuai dengan prinsip hidup yang layak bagi penerima manfaat khususnya mereka-mereka yang saat ini tinggal dalam panti.

Disamping pemenuhan kebutuhan tersebut diatas, panti ingin mengurangi ketergantungan dari bantuan-bantuan yang bersifat temporer, dan untuk hal dimaksud maka jika panti dibantu oleh lembaga donor / donator,  panti ingin mengembangkan usaha ekonomi produktif dengan mengembangkan usaha bengkel las, service mobil yang sedang berjalan saat ini pada lokasi langsung di panti dengan peralatan pendukung yang seadanya, guna pengembangan usaha dimaksud panti memerlukan tambahan dukungan dana sebesar rp. 75.460.000,- (tujuh puluh lima juta empat ratus enampuluh ribu rupiah) guna pengadaan alat pendukung. Usaha ekonomi ini juga sekaligus menjadi kegiatan ketrampilan hidup (live Skill) bagi penerima manfaat pada panti asuhan. Daftar kebutuhan alat terlampir bersama kebutuhan-kebutuhan urgen/penting lainnya bagi upaya peningkatan pelayanan kesejahteraan sosial pada Panti Asuhan Sonaf Maneka. Pentingnya usaha ekonomi produktif melalui kegiatan perbengkelan di lingkungan kehidupan Panti sebagai suatu upaya mengatasi kesulitan-kesulitan majemuk yang selalu dihadapi oleh Pengelola Panti Asuhan Sonaf Maneka setiap bulan bahkan setiap harinya.

Kegiatan Jasa Perbengkelan sebagai salah satu usaha ekonomi bagi Panti Asuhan Sonaf Maneka yang akan dilaksanakan oleh panti adalah meliputi Jasa Pengelasan (Las Listrik dan Las Asetelin/karbit), ketok, dempul, Cat, Karoseri serta kegiatan lain yang ada kaitan dengan Perbengkelan, kegiatan perbengkelan ini juga akan menjadi sarana pembelajaran Pendidikan Luar Sekolah terhadap penerima manfaat pada panti, juga akan diberikan peluang bagi masyarakat sekitar lingkungan panti yang berminat belajar ketrampilan perbengkelan sebagai sarana penciptaan diri menuju kemandirian hidup

Bantuan-bantuan yang diperoleh Panti sejak berdirinya pada 26 Juli 1980 hingga kini hanyalah bersifat temporer dan bukan permanent yang pada akhirnya  mengakibatkan ketergantungan panti secara terus menerus pada bantuan-bantuan tersebut, oleh karenanya maka dengan perolehan bantuan dana berupa modal usaha ekonomi produktif dibidang jasa perbengkelan nantinya diharapkan mampu mengatasi dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan biaya hidup penerima manfaat panti dan tidak bergantung atau berharap pada bantuan-bantuan yang sifatnya tidak permanent.

Melihat pokok permasalahan diatas, maka ditahun 2009 ini Panti Asuhan Sonaf Maneka bermaksud mengurangi ketergantungan kehidupan Panti pada bantuan-bantuan konsumtif yang tidak permanent dengan membangun Usaha Ekonomi Produktif guna mengatasi persoalan-persoalan biaya hidup para penerima manfaat di Panti dan juga turut mendukung pembelajaran bagi masyarakat putus sekolah sekitar lingkungan panti khususnya atau di Kota Kupang pada umumnya melalui Pendidikan Ketrampilan Perbengkelan sebagai suatu pendidikan kecakapan hidup (Life Skill).

Yang menjadi dasar  pengajuan proposal upaya peningkatan pelayanan kesejahteraan sosial pada Panti Asuhan Katholik Sonaf maneka ini adalah :

  1. Akta Pendirian Yayasan Sonaf Maneka Nomor 46  Tanggal 24 September 1999
  2. Mengatasi persoalan kebutuhan biaya hidup Penerima Manfaat pada Panti Asuhan Sonaf Maneka.
  3. Memperoleh lembaga donor / donatur yang bersifat permanent / tetap.
  4. Menciptakan kehidupan panti yang mandiri.

 

Comments are closed.